Long Time ago..

Sewaktu dulu. Terbaring dengan buaian indah gemerlapnya dunia yang penuh akan cinta. Jika sesaat saja menoleh akan masa lalu, tersebut namanya disetiap nadiku. Menguraikan berjuta detik-detik yang bertumpu pada kesenangan. Keheningan di setiap malam serta bayangan rindu telah menjadi kegiatan sehari-hari. Ditambah semangat yang menggebu-gebu. Disetiap menit..

Sejenak seperti dulu, tak ada seindah bagiku yang dapat mencairkan suasana hati. Selain pancaran mata sayu nan anggun dari dia. Memiliki hamparan nikmat dunia, seakan tak sanggup aku memohon yang lain lagi. Hanya satu yang selalu terucap di hati. Tuk sering melewati ruang dan waktu dengan ruh, raga, dan jiwanya.

Hingga sampailah pada apa yang disebut kesedihan yang tak berkesudahan.

Melemahlah aku, dalam genggaman erat dan terikat di relung kerapuhan. Disini, merenungi riak-riak kehidupan. Yang bertambah buruk arusnya. Melayangkan arah yang tak menentu. Berserahlah jiwaku akan kehendak yang telah tertulis oleh sang Maha Kuasa..

About sefudien
Ordinary, A Hardthinker, Pokonya add ja fb nya di alet_ahmed@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: