Tak Tersentuh

Yang terasa dengan sedikit kepedihan
Masih tersimpan di saat ini
Berkunang-kunang di kepala
Berasa masuk ke sel-sel otak
Merusak
Merajai
Merasuk
Menggema dengan suara-suara bising
dari Sang Pembisik
yang selalu masuk dengan tak terduga-duga
Di saat sedih, galau, gundah
Merana kesendirian
Menantang kebersamaan
Melewati lorong-lorong tak bermakna yang bingung
Tak tentu arah
Menjadi sadar bahwa
Memang kegelapan itu
Ada dan hidup
di kehidupanku
Tanpa ada kompromi
dari yang Maha Kuasa
Yang aku tahu
dan yang ku tidak tahu
Semua bercampur baur
Kumpul diatas kepala
Melayang ke atas bintang
Melagukan tawa-tawa tak teratur
Hingga terbentur
Dengan angan yang tak terpatri
Adanya sebuah kebingungan
Di dalam sana
Resah
Riak
Tak Seimbang
dan Terkulai
Diatas batu
Tak Bermakna
Diam
Sendiri
Dengan hujan yang menghancurkannya
Dan angin yang membiusnya
Lalu Panas membakarnya
Dan Lemah
Terjangkiti oleh tubuhnya
Yang tak elakkan lagi
Dunia meratapinya
Saat malam hanya bisa menangis
Tersedu-sedu
Malangnya tak bisa ditepis
Buruknya hidup ini
Tertiup dalam detiknya
Lalu tamat
Kandas tak tersentuh…

About sefudien
Ordinary, A Hardthinker, Pokonya add ja fb nya di alet_ahmed@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: