Senandung Takbiran

Semenjak kelam malam di derunya azan maghrib..

Malam terkahir di bulan Ramadhan..

Bersahut-sahutan riuh para remaja..

Ledakan demi ledakan petasan telah disulut..

Usai maghrib..

Dan ketika..

Malam makin benderang..

Takbiran mulai berkumandang..

Bedug yang ditabuh bergendang..

Mengalirkan suara indah melayang..

Di seputaran langit terang..

Semakin riak malam yang berteriak..

Sang muazin meniupkan syair-syair merdu..

Kebesaran Allah diagungkan..

Pujian yang sangat mulia diucapkan..

Kepada Allah…

yang tiada patut Tuhan..

Melainkan Dia…

Sunyi yang menghadang takkan menyurutkan..

Kata-kata indah yang keluar dari bibir..

Para pemuji Kebesaran Allah..

Karena malam itu hikmat..

Penuh semangat..

Dengan mengharap manfaat..

Dan dalam kekhusyuan..

Lantunan itu tak kan berhenti barang sejenak..

Hingga saat Shubuh menjelang..

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar..

Laa ilaha illallah Huwa Allahu Akbar..

Allahu Akbar Walillahilhamd…”

About sefudien
Ordinary, A Hardthinker, Pokonya add ja fb nya di alet_ahmed@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: