Billing Aura

“Billing ini bukan open source tapi freeware alias gratis, di perbolehkan untuk di pergunakan dengan tujuan non-komersial ataupun komersial.” tulisan ini tertulis di website resminya Aura Billing. Wihh,, boleh juga, gratis. Walaupun pada awalnya ga tau sama sekali apa itu Aura Billing. Dikasitau juga pas baru masuk warnet lagi (lumayan 2 hari ga masuk), katanya ada billing baru, Aura Billing. Sourcenya sudah di download oleh OP sebelum saya, tinggal di jalankan aja, di server ama di klien..

Pas searching di google, ternyata billing ini buatan anak muda Indonesia dikhususkan kepada warnet-warnet yang menggunakan LINUX terutama yang berbasis debian. Pembuatnya merasa masih prihatin terhadap kalangan low end dan middle end pengguna system operasi di Indonesia, yang masih menggunakan OS yang berlisensi. Pembuatnya juga mengajak para anak, remaja dan dewasa agar mengenal dan mengoperasikan LINUX di komputernya. Billing ini masih lumayan baru. Rilis antara akhir 2009 – awal 2010.

Pertama kali dijalankan di server, masih bingung banget. Soalnya banyak icon yang tanpa disertai keterangannya, untung ada manual help(pdf)-nya. Di form ini, klien bisa terlihat statusnya, aktif apa tidak aktif. Terus lumayan, ada alarmnya, untuk memberitahu kalau ada yang login. Soalnya sebelumnya di Gbilling, ga ada. Waktu kemarin2 pake Gbilling suka dikibulin ama kliennya.. Hee..heee.. Rugi dah. Untungnya sekarang udah ganti pake Aura Billing

Lanjut ke install klien, pas dijalankan debiannya. Ok Ok aja., ga ada masalah. Tapi pas setting pertama kali untuk menentukan IP Server, harus benar. Soalnya kalo salah, harus uninstal file debiannya lagi lewat terminal. Terus komputer mesti dimatiin dulu, baru abis itu bisa install lagi.

Sesudah dijalankan, ternyata ada file aura billing yang masih error commandnya, Contoh di file :

/usr/share/menu/aura-billingclient

di kernel file ini tertulis :

?package(controlaula):needs=”X11″ section “Apps/Networking/Other”\

title=”Billing Server AURA”\

command=”/usr/bin/aura-billingclient.gambas”\

icon=”/usr/share/pixmaps/aura-billingserver.png”

command yang tertulis menunjukkan menjalankan file yang ada di /usr/bin/aura-billingclient.gambas..

Pas saya cek, ternyata ga ada file yang dimaksud commandnya. Yang ada adalah :

/usr/bin/BillingClient.gambas

Nah, otomatis saya ganti command-nya. Di server juga sama, cuma beda nama client dan server nya. Dan satu lagi, install sqlite3 gambas untuk databasenya, caranya ketik :

sudo apt-get install gambas2-gb-db-sqlite

Kalau tidak diinstall, kemungkinan akan ada pesan error waktu menjalankan pertama kali billingnya, seperti :

Cannot find driver for database : sqlite3

Mutex destroy failure: Device or resource busy

FMain.?.0

Nah, setelah itu. Masalah muncul lagi. Window Client ga ada bordernya??. Setelah klien login, ternyata window yang biasa ada icon minimize, maximize and close ga ada?? Bingung lagi dah. Untung masih ada inisiatif yaitu klik kanan trus minimize atau klik 2x di taskbar. Tapi, pas searching di Google, solusinya ternyata harus men-downgrade gambasnya. Hmm.. ribet juga..

Mungkin yang terakhir, tampilan server ma tampilan client yang kurang familiar.

Di form server misalnya, tabel billing dan laporannya masih terasa kurang besar. Jadi, seakan-akan tampak ga nyaman dilihat. Dan terpaksa harus scroll ke bawah jika client ada banyak (maklum disini ada 15, sedangkan di tabel dalam keadaan default terlihat 11 client).

Kalau di form client, mungkin kekurangannya pada saat minimize. Yang ditunjukkan di taskbar adalah nama programnya, yaitu : AuraBilling. Padahal, lebih efisien dan mungkin paling disuka client adalah taskbar yang menunjukkan detik waktu billing, sehingga tak usah sampai membuka window client jika hanya sekedar lihat detik waktu main. Dan mungkin kekurangan lainnya, window clientnya terlalu besar.. heee..hee..

Tapi, selain daripada itu semua. Saya lebih suka dengan Aura Billing ini daripada Gbilling, karena bisa dipindah-pindah kliennya. Dan laporan yang langsung bisa dilihat. Plus alarmnya yang catchy…😀

About sefudien
Ordinary, A Hardthinker, Pokonya add ja fb nya di alet_ahmed@yahoo.com

One Response to Billing Aura

  1. yudi sufiad says:

    aura billing saya, di sisi client gak bisa di stop, saat konsumen mau berhenti ngenet. ..jd harus di stop dari sisi operator/server…
    saya tanya ke pembuat nya belum ada respone..heheh. gmn yah solusi nya

    trus gmn cara down grade gambas nya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: