Mengenal Allah

Secara ringkas, mengenal Allah melalui tanda-tanda dan beragam adalah mengetahui dan meyakini bahwa Allah adalah Satu, Esa, tempat bergantung, tidak beranak dan tidak diperanakkan serta tidak seorangpun yang setara dengan-Nya. Dia berfirman, Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya, dan Dia adalah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat (QS. Asy-Syuura : 11).

Tidak ada yang menyerupai dan menandingi-Nya, tidak ada pembantu dan sekutu bagi-Nya, serta tidak pula ada yang dijadikan sebagai sandaran oleh-Nya. Selain itu tidak ada yang mengarahkan dan menunjukkan-Nya. Dia bukanlah zat yang berwujud sehingga dapat disentuh. Dia juga tidak bersifat material sehingga dapat dilihat, serta tidak mempunyai susunan anggota badan. Dia adalah Allah yang telah menegakkan langit tanpa tiang dan telah menghamparkan bumi. Dia adalah Zat yang mengetahui dan melihat segala sesuatu, Maha Perkasa, Maha Kuat, Maha Bijaksana, Maha Penyayang, Maha Pengampun, Maha Tertutup, Maha Penolong, dan Maha Pencipta. Dia adalah Zat yang paling pertama dan terakhir, tampak dan tidak tampak, Maha Tunggal yang menjadi sembahan, Maha Hidup yang tiada pernah mati. Dia Maha Kekal dan tiada fana. Senantiasa terjaga dan tiada pernah tidur. Maha Perkasa sehingga tiada lawan bagi-Nya. Maha Pencegah yang tiada dapat dihalang-halangi. Dia mempunyai nama-nama yang agung dan pemberian yang mulia. Dia telah menetapkan kefanaan bagi seluruh makhluk. Allah berfirman, Semua yang di bumi akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan (QS. Ar-Rahmaan : 26-27).

Dia berada di tempat yang tinggi, bersemayam di ‘Arsy. Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu. Sebagaimana firman-Nya, Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka hanya pada Allah semua kemuliaan berada. Kepada-Nya naik perkataan-perkataan yang baik dan amal salih dinaikkan-Nya. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan, bagi mereka azab yang keras dan rencana jahat mereka akan hancur (QS. Faathir : 10).

Dalam surah yang lain Dia berfirman, Dia mengatur semua urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) seribu tahun menurut perhitungan kalian (QS. As Sajdah : 5)

Allah telah menciptakan semua makhluk di dunia ini sekaligus menyertainya dengan amal perbuatan. Dia juga menetapkan rezeki dan ajal mereka masing-masing, yang tidak dapat diakhirkan dan dimajukan. Tidak ada yang dapat mengakhirkan apa yang sudah Dia tetapkan. Seandainya Dia menghendaki agar semua yang ada di muka bumi ini menaati-Nya niscaya mereka semua akan menaati-Nya. Dia Zat yang mengetahui segala yang tersembunyi. Dia Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati, sebagaimana firman-Nya, Apakah Allah yang menciptakan tidak mengetahui (apa yang kalian perlihatkan dan rahasiakan) sedang Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui? (QS. Al Mulk : 14).

Dia yang menggerakkan dan menjadikan diam. Dia adalah Zat yang tidak dapat digambarkan dan dijangkau oleh akal manusia. Zat yang tidak dapat dianalogikan dengan umat manusia, terlalu mulia dan agung untuk disamakan dengan makhluk ciptaan-Nya. Dia mampu menghitung semua jiwa. Dia dapat memantau dan mengetahui apa yang dikerjakan semua jiwa itu, sebagaimana firman-Nya, Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti. Dan tiap-tiap mereka akan dating kepada Allah pada hari kiamat, sendiri-sendiri (QS. Maryam : 94-95).

Selain itu, Dia juga berfirman, Sesungguhnya hari kiamat akan dating, Aku merahasiakan (waktunya) agar tiap-tiap diri dibalas dengan apa yang telah dia usahakan (QS. Thaaha : 15).

Demikian juga friman-Nya dalam ayat yang lain, Dan milik Allah apa yang ada di langit dan di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat atas apa yang telah mereka kerjakan serta memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (QS. An Najm : 31).

Allah adalah Zat yang tidak membutuhkan bantuan makhluk-Nya. Dia memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Dia memberi makan dan tidak pernah diberi makan, memberi rezeki dan tidak pernah diberi rezeki, yang memberi balasan dan tiada pernah diberi balasan. Seluruh makhluk senantiasa membutuhkan-Nya. Dia menciptakan makhluk bukan untuk memperoleh keuntungan atau memberi mudharat. Dia menciptakan makhluk bukan untuk memenuhi permintaan pihak lain, tetapi Dia menciptakannya atas kehendak sendiri, Yang mempunyai ‘Arsy lagi Maha Mulia. Maha Kuasa berbuat apa saja yang Dia kehendaki (QS. Al Buruuj : 15-16).

Dia Maha Kuasa untuk menciptakan segala sesuatu, menyingkirkan berbagai kemudharatan dan malapetaka, serta merubah kondisi dan keadaan. Keadaan Dia adalah seperti firman-Nya, Setiap hari Dia selalu dalm kesibukan (QS. Ar Rahmaan 29).

Dia menuntun dan menggiring apa yang telah dia tetapkan menuju batas waktu yang telah ditentukan. Dia Zat yang senantiasa hidup, Zat yang mengetahui segala pengetahuan. Dia Maha Kuasa dengan segala kekuasaan. Maha Berkehendak atas segala kehendak. Dia Maha Mendengar atas segala pendengaran. Maha Melihat atas segala penglihatan. Maha Berbicara dengan segala ucapan. Dia Maha Memerintah dengan segala perintah, dan Maha Melarang dengan segala larangan.

Allah SWT adalah Zat yang Maha Tinggi lagi Maha Adil dalam keputusan dan ketetapn-Nya. Allah mempunyai sifat pemurah dalam memberikan karunia dan anugerah. Dia Zat yang memulai, mengembalikan, menghidupkan dan mematikan, pencipta. Pengada, pemberi pahala dan juga siksa. Dia Maha Dermawan dan tidak kikir, senantiasa bersabar dan tidak pernah tergesa-gesa, selalu hapal dan tiada pernah lupa, selalu terjaga dan tiada pernah tidur. Dia yang memberi, Dia pula yang mencabut. Dia menjadikan orang tertawa dan bahagia. Dia bisa mencintai juga membenci. Dia bias murka dan ridha, sayang dan memberikan ampunan, memberi atau menolak. Dia mempunyai kedua tangan yang kedua tangan itu adalah kanan. Dia pernah berfirman, Dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya (QS. Az Zumar : 67).

Diriwayatkan dari Nafi, dari Ibn Umar r.a., dia bercerita, Rasulullah SAW pernah membaca ayat, “Dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya.” Kemudian beliau bersabda, “Dengan tangannya Dia melempar, seperti anak kecil melempar bola, kemudian Dia berfirman, ‘Aku yang Maha Perkasa.”’ Lebih lanjut, Ibn Umar berkata, “Dan aku melihat Rasulullah SAW bergerak-gerak diatas mimbar hingga hampir jatuh.”

Ibn Abbas r.a berkata, “Allah memegang keseluruhan bumi dan langit hingga tidak diketahui ujung keduanya.”

Dari Anas bin Malik r.a., dari Ibn Abbas r.a., dari Nabi SAW., beliau bersabda, “Orang-orang yang adil pada hari kiamat kelak berada diatas mimbar terbuat dari cahaya di sebelah kanan Allah Yang Maha Pengasih, yang kedua tangan-Nya adalah kanan.”

Dia telah menciptakan Adam dengan bentuk yang Dia kehendaki. Dia menciptakan surga ‘Adn dengan tangan-Nya sendiri. Dia menanam pohon Thuba dengan tangan-Nya sendiri. Dia menulis kitab Taurat juga dengan tangan-Nya sendiri lalu menyerahkannya kepada Musa. Dia mengajak Musa bicara secara langsung tanpa perantara dan penerjemah. Semua hati hamba-hamba-Nya berada di jari-jari-Nya. Dia dapat membolak-balikkannya sekehendak-Nya. Semua bumi dan langit pada hari kiamat kelak berada di telapak tangan-Nya, sebagaimana dijelaskana dalam hadis Rasulullah SAW. Pada hari kiamat kelak, para penghuni surga akan leluasa melihat Allah secara langsung.

Juga dalam hadis yang lain, Rasulullah SAW. Bersabda, “Dia akan memperlihatkan diri kepada mereka dan memberikan apa yang mereka harapkan.”

Dalam Al-Quran, Allah berfirman, Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala terbaik (surga) dan tambahannya (QS. Yunus : 26).

Dalam surah yang lain Allah berfirman, Wajah orang-orang Mukmin pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannya mereka melihat (QS. Al Qiyaamah 22-23).

Pada hari kiamat kelak, seluruh manusia akan diperlihatkan kepada-Nya. Dia sendiri yang akan menghisab mereka dan tidak menugaskan pihak lain. Dia telah menciptakan tujuh lapis bumi. Jarak antara bumi paling atasdengan langit paling rendah adalah lima ratus tahun. Sedangkan jarak antara langit yang satu dengan langit yang lain adalah lima ratus tahun perjalanan. Dan air berada diatas langit ketujuh, dan diatas air ada ‘Arsy dan Allah bersemayam di ‘Arsy. Hal itu seperti yang dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW., “Allah sudah ada lebih dahulu dan belum ada sesuatu pun selain Dia, ‘Arsy-Nya berada diatas air, dan Dia tuliskan segala sesuatu di dalam adz-dzikr (Lauhul Mahfudz).” (HR. Bukahri).

Demikian sabda beliau, “Allah telah menetapkan takdir makhluk sebelum Dia menciptakan langit dan bumi dalam jarak waktu lima puluh ribu tahun Dan ‘Arsy-Nya berada diatas air.” (HR. Muslim, Tirmidzi, dan Ahmad). Di bawah ‘Arsy terdapat tujuh puluh ribu hijab yang terbuat dari cahaya dan kegelapan. Dan ‘Arsy mempunyai beberapa malaikat penyangga yang menyangganya. Berkenaan dengan hal itu, Dia telah berfirman, Malaikat-malaikat yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekeliling ‘Arsy bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (QS. Al Mu’min : 7).

‘Arsy mempunyai batasan yang hanya diketahui oleh Allah, sesuai firman-Nya, Dan kamu (Muahmmad) akan melihat malaikat-malaikat belingkar di sekeliling ‘Arsy, bertasbih memuji Tuhannya (QS. Az Zumar : 75). Luasnya melebihi luas langit dan bumi. Allah adalah Tuhan Yang Maha Agung lagi Maha Tinggi yang mengetahui segala yang ada di langit dan di bumi serta segala isinya, di daratan dan di lautan. Dia yang menumbuhkan biji-bijian, pepohonan, dan semua buah-buahan. Dia mengetahui setiap daun yang jatuh, dan mengetahui jumlahnya, juga jumlah debu, tanah dan kerikil. Dia mengetahui segala yang tersembunyi dalam diri manusia. Dia juga mengetahui segala yang ada, tiada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya.

Bersambung..

Dikutip dari buku : FIQIH TASAWUF Syekh Abdul Qadir Jailani..

About sefudien
Ordinary, A Hardthinker, Pokonya add ja fb nya di alet_ahmed@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: