Senandung Takbiran

Semenjak kelam malam di derunya azan maghrib..

Malam terkahir di bulan Ramadhan..

Bersahut-sahutan riuh para remaja..

Ledakan demi ledakan petasan telah disulut..

Usai maghrib..

Dan ketika..

Malam makin benderang..

Takbiran mulai berkumandang..

Bedug yang ditabuh bergendang..

Mengalirkan suara indah melayang..

Di seputaran langit terang..

Semakin riak malam yang berteriak..

Sang muazin meniupkan syair-syair merdu..

Kebesaran Allah diagungkan..

Pujian yang sangat mulia diucapkan..

Kepada Allah…

yang tiada patut Tuhan..

Melainkan Dia…

Sunyi yang menghadang takkan menyurutkan..

Kata-kata indah yang keluar dari bibir..

Para pemuji Kebesaran Allah..

Karena malam itu hikmat..

Penuh semangat..

Dengan mengharap manfaat..

Dan dalam kekhusyuan..

Lantunan itu tak kan berhenti barang sejenak..

Hingga saat Shubuh menjelang..

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar..

Laa ilaha illallah Huwa Allahu Akbar..

Allahu Akbar Walillahilhamd…”

Syair Rabi’ah Adawiah

Rabiah Adawiah adalah seorang Sufi yang mempunyai nama lengkap Rabi’ah Adawiah binti Ismail Adawiah. Basrah adalah tempat dimana Rabi’ah Adawiah dilahirkan, pada tahun 95 Hijriah. Diberi nama Rabi’ah Adawiah karena beliau adalah putri yang keempat dari tiga putri lainnya.

Rabi’ah adalah seorang sufi perempuan, beliau hidup dalam lingkungan miskin, bahkan ketika beliau lahir tak ada satupun lampu yang dipakai untuk menerangi saat kelahirannya. Beliau hidup sebagai hamba sahaya yang pandai dalam memainkan alat musik. Hidup beliau selalu dikekang dan dimanfaatkan keahlian musiknya oleh majikannya.

Dalam keadaan demikian itulah, maka membuat Rabi’ah selalu dekat kepada Allah dengan berdo’a untuk memohon hidayah kepada Allah. Berikut ini adalah Syair hasil dari karya cipta beliau.

1
Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cintaMu
Hingga tak ada sesuatupun yang menggangguku dalam jumpaMu
Tuhanku, bintang-gemintang berkelap-kelip
Manusia terlena dalam buai tidur lelap
Pintu-pintu istana pun telah rapat tertutup
Tuhanku, demikian malampun berlalu
Dan inilah siang datang menjelang
Aku menjadi resah gelisah
Apakah persembahan malamku Kau Terima
Hingga aku berhak mereguk bahagia
Ataukah itu Kau Tolak, hingga aku dihimpit duka,
Demi kemahakuasaan-Mu
Inilah yang akan selalu ku lakukan
Selama Kau Beri aku kehidupan
Demi kemanusiaan-Mu,
Andai Kau Usir aku dari pintuMu
Aku tak akan pergi berlalu
Karena cintaku padaMu sepenuh kalbu

2
Ya Allah, apa pun yang akan Engkau
Karuniakan kepadaku di dunia ini,
Berikanlah kepada musuh-musuhMu
Dan apa pun yang akan Engkau
Karuniakan kepadaku di akhirat nanti,
Berikanlah kepada sahabat-sahabatMu
Karena Engkau sendiri, cukuplah bagiku

3
Aku mengabdi kepada Tuhan
Bukan karena takut neraka
Bukan pula karena mengharap masuk surga
Tetapi aku mengabdi,
Karena cintaku padaNya
Ya Allah, jika aku menyembahMu
Karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya
Dan jika aku menyembahMu
Karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya
Tetapi, jika aku menyembahMu
Demi Engkau semata,
Janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajahMu
Yang abadi padaku

4
Ya Allah
Semua jerih payahku
Dan semua hasratku di antara segala
Kesenangan-kesenangan
Di dunia ini, adalah untuk mengingat Engkau
Dan di akhirat nanti, diantara segala kesenangan
Adalah untuk berjumpa denganMu
Begitu halnya dengan diriku
Seperti yang telah Kau katakan
Kini, perbuatlah seperti yang Engkau Kehendaki

5
Aku mencintaiMu dengan dua cinta
Cinta karena diriku dan cinta karena diriMu
Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa mengingatMu
Cinta karena diriMu, adalah keadaanMu mengungkapkan tabir
Hingga Engkau ku lihat
Baik untuk ini maupun untuk itu
Pujian bukanlah bagiku
BagiMu pujian untuk semua itu

6
Buah hatiku, hanya Engkau yang kukasihi
Beri ampunlah pembuat dosa yang datang kehadiratMu
Engkaulah harapanku, kebahagiaan dan kesenanganku
Hatiku telah enggan mencintai selain dari Engkau

7
Hatiku tenteram dan damai jika aku diam sendiri
Ketika Kekasih bersamaku
CintaNya padaku tak pernah terbagi
Dan dengan benda yang fana selalu mengujiku
Kapan dapat kurenungi keindahanNya
Dia akan menjadi mihrabku
Dan rahasiaNya menjadi kiblatku
Bila aku mati karena cinta, sebelum terpuaskan
Akan tersiksa dan lukalah aku di dunia ini
O, penawar jiwaku
Hatiku adalah santapan yang tersaji bagi mauMu
Barulah jiwaku pulih jika telah bersatu dengan Mu
O, sukacita dan nyawaku, semoga kekallah
Jiwaku, Kaulah sumber hidupku
Dan dariMu jua birahiku berasal
Dari semua benda fana di dunia ini
Dariku telah tercerah
Hasratku adalah bersatu denganMu
Melabuhkan rindu

8
Sendiri daku bersama Cintaku
Waktu rahasia yang lebih lembut dari udara petang
Lintas dan penglihatan batin
Melimpahkan karunia atas doaku
Memahkotaiku, hingga enyahlah yang lain, sirna
Antara takjub atas keindahan dan keagunganNya
Dalam semerbak tiada tara
Aku berdiri dalam asyik-masyuk yang bisu
Ku saksikan yang datang dan pergi dalam kalbu
Lihat, dalam wajahNya
Tercampur segenap pesona dan karunia
Seluruh keindahan menyatu
Dalam wajahNya yang sempurna
Lihat Dia, yang akan berkata
“Tiada Tuhan selain Dia, dan Dialah Yang maha Mulia.”

9
Rasa riangku, rinduku, lindunganku,
Teman, penolong dan tujuanku,
Kaulah karibku, dan rindu padaMu
Meneguhkan daku
Apa bukan padaMu aku ini merindu
O, nyawa dan sahabatku
Aku remuk di rongga bumi ini
Telah banyak karunia Kau berikan
Telah banyak..
Namun tak ku butuh pahala
Pemberian ataupun pertolongan
CintaMu semata meliput
Rindu dan bahagiaku
Ia mengalir di mata kalbuku yang dahaga
Adapun di sisiMu aku telah tiada
Kau bikin dada kerontang ini meluas hijau
Kau adalah rasa riangku
Kau tegak dalam diriku
Jika aku telah memenuhiMu
O, rindu hatiku, aku pun bahagia

sumber syair : CaHaYa

Pretty Disaster

You’ve been gone from my life. All my cries were out. Thousand screams was I did. And now. It was just a tragedy. No matter how I feel

It just the same. With different person. And its on and on

Come and Go. Meet and Break. And leave Pretty Disaster. To my life

Thanks to everything. I know it wont be a beautiful story. Between you and me. Just like. A doll and a cutter

See you in my happiness. See you in my success. See you in my dream

See you.. My Lady…..

untitled

Ketahuilah..
Allah tidak akan memberikan apa yang kalian inginkan..
Tetapi Allah selalu memberikan apa yang kalian butuhkan..

Karena itu..
Apa yang aku inginkan belum tentu Allah menginginkannya..
dan..
Apa yang menurutku baik..
Belum tentu Allah meridhoinya..

Ya Allah..
Tunjukkanlah aku ke dalam jalan lurus-Mu..
Agar cintaku ini selalu penuh..
Akan cinta pada-Mu..

Dan aku yakin..
Engkau pasti telah merencanakan sesuatu yang baik..
Untukku kelak..

Thanks God……

If you want to know what was made I always thinking about you…..
I tell you now….
I really suprised with your touch…
Your touch in my life….
Your touch in this beautiful life….

What were you doing to myself..
Make me want to see you..
Everytime..
And I want to hold You…
Over, and Over again…

If I have chance…
If God gives me a good opportunity…
I want to spend my time..
Just with You..
All day..
All night..
All the time…
Always..
Insya Allah…

And I can tell You…
That I am here..
Every second of my life..
I am here..
On my corner..
In my room…
Wishing…
To be with You…
One Day…
I don’t know when…
But I believe it….

Thanks God for give me this feeling…
I really don’t want to let it go….
Because…
Only with this feeling…
I can wake from my weakness
From my madness..
From my sickness…

Thanks God,,
Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamiin…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: